Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124


INTUISI MEDIA — Pejabat penegak hukum AS telah menyebutkan Cole Tomas Allen, 31 tahun, warga Torrance, California, sebagai tersangka utama dalam insiden penembakan yang mengkhawatirkan yang terjadi selama makan malam koresponden Gedung Putih di Washington, D.C., pada Sabtu malam, 25 April 2026.
Menurut laporan dari The Guardian, Presiden Donald Trump harus dievakuasi secara darurat dari panggung saat tembakan meletus di tempat tersebut, yang diselenggarakan di Hotel Washington Hilton.
Berdasarkan rekaman pengawasan yang diunggah oleh Trump melalui Truth Social, seorang pria terlihat berlari melewati pos pemeriksaan Secret Service di dekat detektor logam utama (magnetometer) di luar aula perjamuan. Agen keamanan segera merespons dengan mengeluarkan senjata mereka dan melepaskan tembakan ketika pelaku mencoba lewat.
Baca juga: Amerika Serikat Menargetkan Kilang Minyak Kecil China di Iran, Ekonomi Taharen Tersendat
Kepala Kepolisian Metropolitan Washington DC sementara, Jeffery Carroll, mengatakan dalam konferensi pers bahwa tersangka berhasil dilumpuhkan oleh petugas di tempat kejadian.
Carroll menambahkan bahwa tersangka tidak tertembak, tetapi ada tembakan yang mengakibatkan seorang petugas terluka meskipun ia mengenakan rompi anti peluru. Petugas tersebut dilaporkan telah keluar dari rumah sakit pada Minggu pagi.
Dari hasil penyelidikan awal, tersangka diduga membawa beberapa senjata, termasuk senapan pendek, pistol, dan pisau. Ia juga dikatakan sebagai tamu yang menginap di hotel tempat kejadian berlangsung.
Walikota Washington DC, Muriel Bowser, mengkonfirmasi bahwa tersangka telah ditahan dan saat ini tidak ada indikasi bahwa pihak lain terlibat dalam insiden tersebut.
Jaksa Agung AS untuk Distrik Columbia, Jeanine Pirro, mengatakan tersangka telah didakwa dengan dua tuduhan awal dan dijadwalkan untuk diadili pada hari Senin. Ia juga membuka kemungkinan adanya tuduhan tambahan.
“Berdasarkan apa yang kita ketahui sejauh ini, individu ini bermaksud untuk melakukan sebanyak mungkin kerusakan dan kerugian,” kata Pirro.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Jaksa Agung AS Todd Blanche mengatakan kepada NBC News bahwa indikasi awal menunjukkan tersangka mungkin telah menargetkan pejabat pemerintahan Trump. Namun, ia menekankan bahwa penyelidikan masih berlangsung dan kesimpulannya belum final.
Blanche menambahkan bahwa tersangka kemungkinan akan menghadapi tuduhan serius, termasuk penyerangan terhadap pejabat federal, penggunaan senjata api, dan percobaan pembunuhan terhadap pejabat negara bagian.
Baca Juga: Angkatan Laut Amerika Serikat Terus Memblokadi Pelabuhan Iran
Perjalanan dan Motif Masih Dalam Investigasi
Dari hasil pencarian awal, penyidik meyakini tersangka melakukan perjalanan jauh sebelum tiba di Washington DC. Ia diduga berangkat dengan kereta api dari Los Angeles ke Chicago, kemudian melanjutkan perjalanannya ke ibu kota AS sebelum check-in di hotel tempat kejadian berlangsung.
Penyidik juga menyelidiki laporan bahwa tersangka merakit senjata di dalam hotel. Blanche mengatakan pelaku “hampir menembus perimeter keamanan,” hanya beberapa meter dari area utama acara.
Selain itu, pihak berwenang juga telah melakukan penggeledahan rumah tersangka di California untuk mencari bukti tambahan.
Baca Juga : Donal Trump Menolak Proposal Perdamaian Terbaru Iran
Pada tahap investigasi ini, pihak berwenang belum menentukan motif yang jelas untuk serangan tersebut. Tinjauan dokumen pengadilan menunjukkan bahwa Allen tidak memiliki catatan kriminal atau perdata sebelumnya di wilayah Los Angeles Raya.
Sebagai pengingat prosedur hukum standar, Cole Tomas Allen tetap menjadi tersangka dan dianggap tidak bersalah sampai terbukti bersalah oleh pengadilan dengan wewenang hukum yang mengikat. ***
Sumber : Chronology of Shootings in Washington DC, Suspect Almost Breaks Through Security