Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124
Physical Address
304 North Cardinal St.
Dorchester Center, MA 02124


INTUISI MEDIA – Presiden AS Donald Trump telah mengkonfirmasi bahwa Angkatan Laut Amerika akan mempertahankan blokade ketatnya terhadap semua pelabuhan Iran, sebuah langkah strategis yang dirancang untuk menekan Teheran agar melepaskan kendalinya atas Selat Hormuz.
Trump mengindikasikan bahwa ia memberi Teheran waktu beberapa minggu untuk mempertimbangkan dan mengajukan proposal perdamaian yang direvisi, meskipun ia sangat menekankan bahwa konflik di kawasan Teluk yang sedang berlangsung membutuhkan penyelesaian yang cepat.
Trump mengatakan kepada Fox News: “Ketika Anda memiliki sejumlah besar minyak yang mengalir melalui sistem Anda… jika karena alasan apa pun jalur ini ditutup karena Anda tidak dapat memasukkannya ke dalam kontainer atau kapal… yang terjadi adalah jalur tersebut meledak dari dalam.”
Baca Juga: Legislator Makassar Sidak Toko Minol dan THM, Jadwalkan Pemanggilan di RDP
Pernyataan Trump juga merupakan ancaman bagi Iran, bahwa dampak blokade Angkatan Laut AS tidak boleh dianggap enteng. Iran akan mengalami krisis pendanaan karena tidak dapat menjual produksi minyaknya.
Sumber-sumber Iran mengatakan ada proposal baru tetapi tidak membahas pembicaraan tentang senjata nuklir, dan menundanya hingga akhir perang.
Pemerintah Iran mengusulkan rencana tiga langkah, kata sumber tersebut. Pertama, AS dan Israel akan berhenti menyerang Iran dan menjamin bahwa mereka tidak akan melanjutkannya.
Baca Juga: Trump Menolak Proposal Perdamaian Terbaru Iran
Kedua pihak kemudian akan mencabut blokade angkatan laut mereka – saat ini Iran menghentikan semua kapal yang melewati Selat Hormuz. Dan Amerika Serikat menghentikan kapal-kapal yang telah mengunjungi pelabuhan Iran atau membawa minyak yang dikenai sanksi.
Baik AS maupun Iran telah menaiki kapal tanker dalam beberapa hari terakhir seiring meningkatnya ketegangan di jalur air vital tersebut.
Berdasarkan rencana Iran, selat tersebut akan dibuka kembali di bawah kendalinya.
Negosiasi nuklir akan menjadi langkah ketiga dan terakhir dalam rencana tersebut – Iran dilaporkan menginginkan AS untuk “mengakui haknya untuk memperkaya uranium”.
“Namun demikian, Presiden AS sama sekali tidak puas dengan tawaran saat ini,” ungkap seorang pejabat Amerika kepada Reuters.
Laporan menunjukkan bahwa Trump dengan tegas menolak kesepakatan itu terutama karena kesepakatan itu sepenuhnya mengesampingkan kekhawatiran utamanya mengenai ambisi nuklir Teheran yang sedang berlangsung.***
Sumber : United States Navy Continues Blockade of Iranian Ports to Force Tehran to Open Strait of Hormuz